Bollinger dalam 30 detik
Band melebar saat volatilitas naik dan menyempit saat volatilitas turun.
Setting umum 20, 2: middle band biasanya SMA 20, lalu upper/lower band berada sekitar dua standard deviation dari rata-rata tersebut.
Band melebar saat volatilitas naik dan menyempit saat volatilitas turun.
Tekan play untuk versi suara.
Bollinger Bands menggabungkan moving average dan volatilitas. Setting yang umum adalah dua puluh periode dan dua standard deviation. Saat band menyempit, pasar sedang mengalami volatility squeeze. Itu bukan sinyal arah, hanya tanda bahwa pergerakan sedang terkompresi dan dapat segera melebar. Kandidat buy yang lebih kuat muncul ketika harga breakout upper band atau resistance, band mulai melebar, dan volume mengonfirmasi. Dalam tren naik, harga yang pullback lalu reclaim middle band juga bisa menjadi tanda momentum kembali. Jangan membeli hanya karena harga menyentuh lower band. Pada tren kuat harga dapat berjalan terus di dekat upper atau lower band, yang disebut band walk. Kandidat exit lebih kuat bila breakout gagal, harga kehilangan middle band, atau breakdown lower band disertai price action yang lemah. Gunakan Bollinger bersama struktur harga, volume, dan risk management.
Harga bisa “menempel” upper band selama uptrend kuat. Karena itu upper band bukan otomatis area sell, dan lower band bukan otomatis area buy.
Fidelity menjelaskan Bollinger Bands dengan parameter periode dan standard deviation; setting medium-term umum adalah 20 periode dengan band dua standard deviation dari moving average.
Tutorial ini edukasi, bukan rekomendasi transaksi. Volatilitas dapat berkembang berbeda dari pola historis.