RSI dalam 30 detik
RSI lebih berguna untuk membaca momentum daripada menjadi tombol buy/sell tunggal.
RSI mengukur kecepatan dan besarnya perubahan harga pada skala 0–100. Setting populer adalah RSI 14, dengan area referensi 70 dan 30.
RSI lebih berguna untuk membaca momentum daripada menjadi tombol buy/sell tunggal.
Tekan play untuk versi suara singkat.
RSI adalah indikator momentum dengan skala nol sampai seratus. Setting yang paling umum adalah empat belas periode. Level tujuh puluh sering disebut overbought dan level tiga puluh oversold, tetapi jangan menganggap overbought pasti harus jual atau oversold pasti harus beli. Dalam tren kuat RSI bisa bertahan tinggi atau rendah cukup lama. Kandidat buy yang lebih menarik muncul ketika RSI keluar dari area oversold, bergerak naik kembali melewati tiga puluh, sementara harga bertahan di support atau mulai membentuk reversal. Dalam tren naik, pullback RSI ke sekitar empat puluh sampai lima puluh lalu berbalik naik juga bisa menunjukkan momentum pulih. Kandidat sell atau exit lebih kuat bila RSI turun dari level tinggi, terjadi bearish divergence, dan harga ikut kehilangan support. Gunakan RSI bersama price action, volume, dan risk management.
RSI membandingkan kekuatan kenaikan dan penurunan harga dalam periode tertentu.
RSI dapat tetap overbought dalam uptrend kuat atau oversold dalam downtrend kuat. Menjual hanya karena RSI >70 bisa membuat Anda keluar terlalu cepat.
Fidelity menjelaskan RSI pada skala 0–100, dengan interpretasi tradisional di atas 70 sebagai overbought dan di bawah 30 sebagai oversold. Gunakan level tersebut bersama konteks lain, bukan secara mekanis.
Tutorial ini edukasi, bukan rekomendasi transaksi. RSI dapat menghasilkan false signal terutama saat kondisi pasar berubah cepat.