TUTORIAL #08 • RISK

Position sizing: risiko dulu, lot kemudian.

Jumlah lot sebaiknya bukan hasil feeling. Mulai dari berapa kerugian maksimum yang Anda izinkan jika stop tersentuh, lalu batasi lagi dengan maksimum alokasi per saham.

Dalam 30 detik

1
Risk budgetPortfolio × risk % per transaksi.
2
Risk per shareEntry − stop, ditambah buffer bila perlu.
3
Ambil yang lebih kecilRisk-based size vs allocation cap.
🔊 NARASI ± 60 DETIK

Dengarkan ringkasannya

Kenapa posisi tidak boleh ditentukan dari “modal yang tersedia” saja.

Menyiapkan narasi…
Lihat transcript narasi

Position sizing menjawab pertanyaan berapa lot yang seharusnya dibeli, bukan berapa lot yang mampu dibeli. Pertama tentukan risk budget. Misalnya portofolio seratus juta rupiah dan risiko per transaksi satu persen, berarti batas kerugian satu juta rupiah. Kedua hitung risk per share dari jarak entry ke stop. Jika entry seribu rupiah dan stop sembilan ratus lima puluh, risk per share lima puluh rupiah. Secara murni risk budget menghasilkan dua puluh ribu lembar atau dua ratus lot. Tetapi jika Anda membatasi satu saham maksimal sepuluh persen portofolio, nilai posisi hanya boleh sepuluh juta rupiah, atau seratus lot di harga seribu. Gunakan angka yang lebih kecil. Dengan cara ini, stop loss dan konsentrasi portofolio bekerja sebagai dua pagar sekaligus.

Diagram position sizing berdasarkan risk budget dan allocation cap
Dalam contoh ini, allocation cap lebih ketat daripada risk budget, sehingga hasil final 100 lot.
RISK BUDGET

Tentukan rugi maksimum

  • Portfolio × risk % = batas rugi nominal.
  • Risk budget bukan target rugi, melainkan pagar.
  • Semakin jauh stop, semakin kecil position size.
ENTRY PLAN

Stop harus punya alasan

  • Tentukan entry dan invalidation sebelum beli.
  • Jangan memindahkan stop hanya agar lot terlihat lebih besar.
  • Tambahkan buffer bila slippage menjadi concern.
CONCENTRATION

Risk kecil bisa tetap terlalu besar

  • Stop yang sangat dekat bisa menghasilkan lot absurd.
  • Karena itu gunakan max allocation per saham.
  • Ambil minimum dari dua batas tersebut.
RUMUS

Risk → Shares → Lots

1
Risk budgetPortfolio × risk %.
2
Shares by riskRisk budget ÷ risk per share.
3
Final lotsPilih lebih kecil antara risk size dan allocation size, lalu bulatkan ke lot.
PRAKTIK

Hitung posisi Anda

Masukkan portfolio, risk %, entry, stop, max allocation, dan optional buffer.

Buka Position Size →
Catatan risk management

Position sizing tidak membuat trade menjadi benar. Fungsinya membatasi dampak ketika trade salah dan menjaga satu posisi tidak mendominasi portofolio.

Contoh angka hanya untuk edukasi. Batas risiko yang sesuai berbeda untuk setiap investor dan strategi.