TUTORIAL #17 • VALUE • BALANCE SHEET

Benjamin Graham: beli dengan ruang untuk salah, bukan karena rumus terlihat murah.

Hitung Graham Number dan NCAV sebagai screening awal, lalu periksa kualitas laba, aset, utang, tata kelola, dan katalis sebelum menyebutnya margin of safety.

Tiga ide kunci

V
Nilai adalah rentangIntrinsic value merupakan estimasi, bukan angka pasti dari masa depan.
M
Margin of safetyDiskon harga memberi bantalan bila estimasi atau kondisi bisnis memburuk.
Q
Kualitas sebelum rumusEPS dan book value yang buruk membuat hasil kalkulator tidak bermakna.
🔊 NARASI ± 90 DETIK

Dengarkan ringkasannya

Murah harus dibuktikan, bukan dirasakan.

Menyiapkan narasi…
Lihat transcript narasi

Benjamin Graham mengajarkan bahwa harga pasar dan nilai bisnis adalah dua hal berbeda. Margin of safety adalah diskon antara harga dan estimasi nilai konservatif. Salah satu alat screening populer adalah Graham Number, akar dari dua puluh dua koma lima dikali EPS dan book value per share. Angka dua puluh dua koma lima berasal dari PER lima belas dikali PBV satu koma lima. Alat lain adalah NCAV, aset lancar dikurangi seluruh liabilitas lalu dibagi jumlah saham. Strategi net-net klasik mencari harga di bawah dua pertiga NCAV per saham. Namun rumus tidak dapat menilai kualitas aset. Persediaan dapat usang, piutang bisa sulit ditagih, book value dapat penuh aset yang tidak produktif, dan laba bisa berasal dari transaksi sekali jalan. Karena itu hasil kalkulator hanya screening awal. Baca laporan keuangan, catatan aset, utang, transaksi pihak berelasi, dilusi, arus kas, dan katalis. Saham murah tanpa perbaikan bisnis dapat tetap murah atau menjadi value trap.

GRAHAM NUMBER

√(22,5 × EPS × BVPS)

Menggabungkan batas klasik PER 15 dan PBV 1,5. Hanya masuk akal jika EPS serta BVPS positif dan representatif.

MARGIN OF SAFETY

(Nilai − Harga) ÷ Nilai × 100%

Semakin besar diskon, semakin banyak ruang untuk kesalahan—selama estimasi nilainya dapat dipercaya.

NET-NET

Harga ≤ ⅔ × NCAV/saham

Filter aset sangat ketat. Kandidat biasanya memiliki masalah nyata; kualitas aset dan katalis wajib diperiksa.

Kalkulator Graham Number & NCAV

Gunakan angka laporan terakhir yang sudah dinormalisasi. Input aset, liabilitas, dan saham memakai satuan miliar agar lebih mudah.

EDUKASI • INTERAKTIF
Harga pasar per lembar.
Hindari laba satu kali atau puncak siklus.
Book value per lembar.
Kas, piutang, persediaan, dan aset lancar lain.
Gunakan seluruh liabilitas, bukan hanya lancar.
Contoh 3 berarti 3 miliar lembar.
Graham NumberRp1.342
MOS vs Graham Number25,46%
NCAV per sahamRp1.000
Ambang net-net (⅔ NCAV)Rp667
PER / PBV10,00× / 1,25×
Bacaan awalDi bawah Graham Number

Hasil merupakan screening mekanis, bukan intrinsic value final. Graham Number tidak memasukkan pertumbuhan, cost of capital, kualitas manajemen, atau nilai aset tak berwujud. NCAV tidak menjamin aset dapat dicairkan sesuai nilai buku.

CONTOH DEFAULT

Harga Rp1.000 terlihat murah terhadap Graham Number—tetapi bukan net-net

EPS Rp100 dan BVPS Rp800 menghasilkan Graham Number sekitar Rp1.342 atau MOS sekitar 25,46%. NCAV per saham Rp1.000 memberi ambang net-net sekitar Rp667. Karena harga Rp1.000 masih di atas ambang tersebut, saham ini bukan kandidat net-net klasik.

EPS

Normalisasi keuntungan penjualan aset, reversal pencadangan, tax benefit, dan lonjakan komoditas sementara.

BVPS

Periksa goodwill, aset pajak tangguhan, revaluasi, aset terbengkalai, dan ekuitas yang terkikis rugi.

ASET LANCAR

Kas paling kuat. Piutang dan persediaan perlu haircut bila kualitas, umur, atau kemampuan pencairannya meragukan.

LIABILITAS

Masukkan seluruh kewajiban dan baca komitmen, gugatan, jaminan, sewa, serta kewajiban kontinjensi.

SCREENING LULUS

Rumus baru membuka pintu riset

1
Laba berulang dan OCF positifEPS tidak berdiri sendiri tanpa arus kas.
2
Aset dapat diverifikasiHaircut aset yang sulit ditagih atau dijual.
3
Ada katalis dan tata kelolaDiskon membutuhkan jalan untuk menutup dan pemegang saham minoritas harus ikut menikmati.
VALUE TRAP

Murah karena nilainya sedang hancur

  • Revenue dan margin turun terus tanpa perbaikan.
  • Utang naik sementara arus kas melemah.
  • Rights issue berulang menggerus nilai per saham.
  • Piutang pihak berelasi atau persediaan membengkak.
  • Aset besar tetapi ROE sangat rendah dan tidak ada katalis.
  • Manajemen tidak ramah pemegang saham minoritas.
PBV rendah tidak melindungi investor jika book value berikutnya turun lebih cepat daripada harga.
KHUSUS BANK

NCAV tidak cocok dipakai mentah

Neraca bank berbeda dari perusahaan nonkeuangan: simpanan nasabah, kredit, kualitas aset, pencadangan, NPL, CAR, NIM, dan cost of credit membutuhkan analisis khusus.

Graham Number juga harus dibaca bersama ROE, kualitas kredit, pertumbuhan book value, dan siklus suku bunga.

KOMODITAS

Gunakan laba normal siklus

EPS pada puncak harga komoditas dapat membuat PER dan Graham Number tampak luar biasa murah. Gunakan laba rata-rata siklus atau skenario konservatif.

Input puncak siklus menghasilkan “margin of safety” palsu dengan presisi tinggi.
Hubungkan dengan materi lain

Setelah screening valuasi, periksa kualitas bisnis dan risiko posisi. Margin of safety fundamental tidak menghilangkan risiko harga jangka pendek.

Referensi dan batas metode

Intrinsic value, margin of safety, Mr. Market, dan pendekatan aset berasal dari tradisi Graham–Dodd. Graham Number serta ambang net-net digunakan sebagai heuristic screening, bukan satu-satunya metode valuasi.

Materi dan kalkulator ini untuk edukasi, bukan rekomendasi transaksi. Nilai wajar adalah estimasi yang dapat salah. Periksa laporan keuangan terbaru, catatan audit, kualitas aset, tata kelola, likuiditas, dan risiko industri.

Terapkan dengan tool terkait