TUTORIAL #22 • PLAN BEFORE TRADE

Cara memakai Trading Plan Harian.

Tujuan tool ini bukan menebak saham yang pasti naik. Tujuannya memaksa entry, stop, target, jumlah lot, dan kondisi batal ditentukan sebelum emosi ikut mengambil keputusan.

Buka Trading Plan Harian →Gratis • tanpa login • autosave lokal

Alur paling singkat

1
Tulis konteksTanggal, bias IHSG, dan catatan market.
2
Masukkan rencanaPilih BUY atau SELL, lalu isi setup serta harga.
3
Tentukan lotIsi lot manual, lalu periksa nilai, risiko, dan R/R.
4
Kunci keputusanTulis trigger dan batal jika, lalu bagikan atau download PDF.
🔊 NARASI ± 90 DETIK

Dengarkan cara pakainya

Ringkasan suara sebelum Anda mulai membuat plan.

Menyiapkan narasi…
Lihat transcript narasi

Mulailah dari bagian konteks plan. Isi tanggal perdagangan, bias IHSG, dan catatan market. Setelah itu tekan Tambah Baris. Pilih BUY atau SELL, lalu isi kode saham, setup, entry atau harga jual, stop atau support, target, dan jumlah lot secara manual. Lot tidak ditentukan oleh tool sehingga Anda bebas memakai metode position sizing sendiri. Untuk rencana BUY yang valid, tool hanya menampilkan informasi bantu berupa nilai transaksi, risiko rupiah, dan risk reward dari angka yang Anda masukkan. Pada baris SELL, risk reward dan risiko tampil tanda strip karena fitur tersebut adalah rencana exit, bukan short selling. Lengkapi trigger agar jelas kapan order boleh dilakukan dan tulis batal jika agar Anda tahu kapan setup tidak lagi valid. Plan tersimpan otomatis di perangkat. Tekan Bagikan PDF untuk membuka menu share di HP, lalu pilih WhatsApp. Gunakan Download PDF untuk menyimpan salinan atau Cetak untuk membuka dialog print. Ingat, tool membantu merapikan keputusan, tetapi tidak menentukan ukuran posisi yang aman untuk Anda.

WORKFLOW

Empat langkah dari malam ke market.

Urutannya penting karena lot seharusnya menjadi hasil dari risiko, bukan angka yang dipilih terlebih dahulu.

01
KONTEKSMarket besok

Tanggal • Bias • Catatan

02
WATCHLISTBUY / SELL

Saham • Setup • Harga

03
UKURANLot manual

Nilai • Risiko • R/R

04
FINAL CHECKTrigger + Batal

Share • Download • Cetak

LANGKAH 1

Tulis konteks plan terlebih dahulu.

Bagian ini memberi latar untuk semua baris tanpa memaksakan metode position sizing tertentu.

TANGGALTanggal perdagangan

Hari ketika plan akan dieksekusi, bukan sekadar tanggal saat Anda mengetik.

MARKETBias IHSG

Pilih Bullish, Netral, Bearish, atau Wait & See sebagai konteks exposure.

CONTEXTCatatan market

Tulis aturan hari itu, misalnya menunggu 15 menit atau menghindari saham gap-up.

LANGKAH 2

Kenali isi setiap baris.

Tekan + Tambah Baris sesuai jumlah saham atau aksi yang ingin direncanakan.

Saham

Kode ticker, misalnya BBCA atau BMRI.

Aksi

BUY untuk entry baru; SELL untuk keluar dari kepemilikan.

Setup

Alasan teknis, misalnya breakout, rebound, retest, take profit, atau cut loss.

Entry / Harga

Harga rencana membeli atau harga pemicu menjual.

Stop / Support

Level invalidation BUY atau support referensi untuk rencana SELL.

Target

Harga sasaran yang realistis berdasarkan resistance atau trade plan.

Lot

BUY maupun SELL diisi manual agar pengguna bebas menentukan ukuran posisi.

R/R

Perbandingan potensi reward terhadap risiko. Hanya dihitung untuk BUY yang valid.

Nilai & Risiko

Informasi nilai order dan uang yang berisiko berdasarkan lot manual.

Trigger

Kondisi yang harus terjadi sebelum order, bukan alasan setelah membeli.

Batal Jika

Kondisi yang membatalkan plan meskipun saham masih ada di watchlist.

CONTOH BUY • LOT MANUAL

Lot ditentukan trader, hasil bantu mengikuti.

Misalnya entry Rp1.000, stop Rp950, target Rp1.100, dan pengguna memutuskan membeli 10 lot.

EntryRp1.000
StopRp950
TargetRp1.100
Lot manual10 lot
01
Jumlah lembar10 lot × 100 = 1.000 lembar
02
Nilai transaksiRp1.000 × 1.000 = Rp1 juta
03
Risiko rupiah(1.000 − 950) × 1.000 = Rp50 ribu
04
Risk / Reward(1.100 − 1.000) ÷ (1.000 − 950) = 2R
Lot manual10 lot
Nilai posisiRp1 juta
Risiko rupiahRp50 ribu
Risk / Reward2,00R

Tool tidak menilai apakah 10 lot terlalu besar atau terlalu kecil. Pengguna bebas memakai aturan sizing sendiri; angka nilai, risiko, dan R/R hanya membantu melihat konsekuensi dari plan yang dimasukkan.

INFORMASI BANTU

Lot tetap manual.

Jumlah lembarLot manual × 100
Nilai transaksiEntry × Lot × 100
Risiko BUY(Entry − Stop) × Lot × 100
Reward per lembarTarget − Entry
Risk / Reward(Target − Entry) ÷ (Entry − Stop)
RENCANA BUY

Lot diisi manual

  1. Pilih BUY.
  2. Isi entry, stop di bawah entry, dan target di atas entry.
  3. Masukkan jumlah lot sesuai metode sizing Anda sendiri.
  4. Periksa informasi nilai posisi, risiko rupiah, dan R/R.
  5. Tulis trigger dan kondisi pembatalan.
RENCANA SELL

Lot diisi manual

  1. Pilih SELL untuk melepas saham yang sudah dimiliki.
  2. Isi harga pemicu jual dan jumlah lot kepemilikan yang akan dijual.
  3. Gunakan Setup untuk menulis Take Profit, Cut Loss, atau Trim.
  4. Stop/Support dan Target dapat dipakai sebagai level referensi.
  5. R/R serta risiko tampil “—” karena baris SELL bukan simulasi short selling.
LANGKAH 3 • FINAL CHECK

Trigger dan “Batal Jika” harus berbeda.

✓
Trigger = izin untuk bertindakContoh: harga menembus resistance dan volume meningkat.
×
Batal Jika = alasan tidak bertindakContoh: breakout gagal, support jebol, atau IHSG berubah melemah.
!
Tanpa trigger, watchlist mudah berubah menjadi impulsHarga bergerak cepat bukan otomatis alasan untuk membeli.
LANGKAH 4 • BAGIKAN

Bagikan tool, PDF, atau cetak

1
Bagikan ToolMengirim link halaman Trading Plan kepada teman atau grup tanpa menyertakan isi plan Anda.
2
Bagikan PDFMembuat file berisi plan dan membuka menu share HP. Pilih WhatsApp, lalu pilih penerima.
3
Download PDFSimpan salinan PDF langsung ke perangkat tanpa membuka dialog print.
4
CetakBuka dialog print jika ingin mencetak atau memakai fitur PDF bawaan browser.
5
Autosave lokalPlan dipulihkan ketika halaman dibuka kembali pada browser dan perangkat yang sama.
PAKAI DI HP

Tabel tetap lebar dan dapat digeser.

Geser tabel ke kiri atau kanan untuk melihat semua kolom. Nomor dan kode saham tetap menempel agar Anda tidak kehilangan konteks baris. Jangan mengecilkan tampilan browser; gunakan scroll horizontal.

TROUBLESHOOTING

Jika informasi bantu tidak muncul.

Biasanya bukan error; salah satu angka yang diperlukan belum diisi.

Nilai transaksi masih Rp0

Isi harga dan jumlah lot manual. Satu lot saham Indonesia berisi 100 lembar.

R/R masih “—”

Untuk BUY, urutannya harus stop < entry < target. Pada SELL, tanda “—” memang disengaja.

Risiko BUY masih Rp0

Pastikan entry, stop, dan lot sudah terisi serta entry lebih besar daripada stop.

Plan lama hilang

Data lokal dapat terhapus jika site data/browser storage dibersihkan atau Anda berpindah perangkat/browser.

Share PDF tidak tersedia

Browser lama mungkin belum mendukung berbagi file langsung. Tool otomatis mendownload PDF agar dapat dilampirkan manual di WhatsApp.

Profit bersih belum diketahui

Trading Plan belum memasukkan fee dan slippage. Lanjutkan ke Kalkulator Profit/Loss & BEP.

SIAP MENYUSUN PLAN?

Buka tool, isi satu saham dahulu.

Mulai kecil. Satu rencana yang jelas lebih berguna daripada sepuluh ticker tanpa trigger dan invalidation.

Buka Trading Plan Harian →
Materi lanjutan

Trading Plan Harian menggabungkan position sizing, risk/reward, dan perencanaan exit. Pelajari konsepnya lebih dalam melalui tutorial terkait.

Tutorial ini untuk edukasi dan perencanaan transaksi, bukan rekomendasi membeli atau menjual saham tertentu. Hasil aktual dipengaruhi fee, fraksi harga, spread, likuiditas, slippage, serta perubahan kondisi pasar.